Rabu, 17 Februari 2016

Cara Installs dan Menggunakan Remote Dekstop

 Cara Installs dan Menggunakan Remote Dekstop

         Remote Desktop adalah salah satu fitur yang terdapat di dalam sistem operasi Windows, yaitu dimulai dari Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, dan Windows Server 2008, sampai Windows 7 dan 8 yang mengijinkan penggunanya untuk terkoneksi ke sebuah mesin komputer.Namun memiliki kelebihan dan kekurangan seperti :
A.   Kelebihan Remote desktop antara lain :
-        Sudah Tersedia di Windows tanpa perlu mendownloadsnya.
-        Bisa mengendalikan PC yang jauh asalkan terkoneksi dengan jaringan yang sama
-        Bisa memeriksa PC PC lain tanpa harus mendatanginya hanya perlu 1 PC saja.


B.   Kekurangan Remote desktop antara lain :
             PC yang akan diremote otomatis akan Log Off
            Untuk Remote ke PC lain memerlukan Password untuk memasukinya
            Mudah diketahui oleh pengguna PC yang sedang diremote oleh admin .

Sehingga perbedaan teamviewer dengan remote desktop adalah hanya koneksi saja teamviewer terkoneksi via internet namun remote desktop hanya vie kabel LAN. 

1.       Pertama anda buka  Windows Explorer atau dengan menggunakan kombinasi keyboard yaitu dengan menekan (Logo Windows + E).
    Selanjutnya anda Klik Kanan di “Computer” dan pilih “Properties”. Jika kurang paham anda bisa lihat gambar  dibawah ini  :

2.       Selanjutnya anda Klik Tab Remote. Kemudian di  bagian Remote Destop .  jangan lupa anda centang pada tulisan “Allow users to connect remotely to this computer”. Jika sudah di centang anda Klik Apply lalu Klik OK.



3.       Settingan yang tertera di gambar di atas berlaku di semua komputer atau laptop yang akan di lakukan remote (host/clientnya). Jika anda ingin melakukan remote (host/client) anda harus mengetahui hostname/ip komputer berserta user name komputer tersebut (Lokal) , oh ya kompute atau laptop client juga anda harus beri pasword.



4.       Jika anda sudah melakukan di atas, sekarang waktunya anda  remote desktop.
Caranya dengan membuka menu Start > All Programs > Accessories >CommunicationsRemote Desktop Connection. Atau denga membuka  Run.

5.       Pada gambar diatas anda di harus untuk mengisi alamat ip komputer yang akan anda remote (client), username dan password. Kita contoh di atas yaitu “RadenNini-pc” yang merupakan hostname dan “radennini-pc” merupakan username dari komputer client yang akan di remote. Jika anda sudah setting dengan benar selanjutnya anda Klik Connect.
6.       Finish jadilah seperti ini.



Menginstal dan Menggunakan Time Viewer

Cara Menginstal dan Menggunakan Time Viewer

1. Langkah awal, buka file instalan Time Viewer. Akan muncul tampilan seperti ini:
    Disini saya memilih (Basic Instalation) dan (Personal) .


2. Akan muncul pilihan (Yes/No), silahkan klik Yes untuk install dan munculah prosess Install seperti ini, tunggu beberapa saat:


3. Jika sudah selesai install akan muncul tampilan seperti ini, Oiya. Pastikan anda ada koneksi ke internet agar bisa digunakan. Untuk ID dan Password akan muncul dengan sendirinya jika anda terkoneksi ke internet.


 4. Jika ingin terkoneksi ke PC orang lain kita harus memasukan ID orang tersebut. Disini saya mencoba konek ke teman saya, Pastikan teman anda juga terkoneksi ke Internet.


 5. Team Viewer akan meminta Password, silahkan isi password dari PC teman anda. (Password yang ada di desktop Time Viewer teman anda:


6. Jika sudah selesai akan muncul tampilan Desktop PC teman anda, dan anda bisa mengoprasikan PC teman anda melalui PC anda:


Senin, 04 Januari 2016

Cara Membuat script PHP dan cara penulisanya


Bagi pemula termasuk saya, pada saat pertama kali belajar PHP merasa bingung dalam memulai menulis script PHP. Bagaimana penulisannya dan sebagainya. Oleh karena itu saya menulis artikel PHP dasar ini agar pemula dapat belajar dan tidak mengalami kebingungan seperti saya 6 tahun yang lalu.
Berikut ini adalah step by step belajar PHP dasar dimulai dari penulisan script PHP, mengenal variabel, tipe data dan konstanta. Silahkan Anda pahami dan praktekan agar memudahkan Anda dalam melangkah ketahapan selanjutnya.

Memahami Penulisan Script PHP

  1. Penamaan file PHP berekstensi .php, misalnya index.php, latihan.php dan seterusnya. Aturan nama file disesuaikan dengan sistem operasi tempat Anda menyimpan file PHP tersebut, misalnya panjang karakter nama file, karakter yang diperbolehkan dan sebagainya. Usahakan untuk penamaan file disesuaikan dengan kegunaan script PHP yang berada didalamnya, misalnya Anda membuat script koneksi ke database Anda beri nama koneksi.php. Hal ini tentunya akan mempermudah Anda dalam bekerja baik sendiri atau team.
  2. Script PHP diawali dengan tag “<?php” dan diakhiri dengan tag “?>”
  3. Setiap script php diakhiri dengan tanda semicolon “;”
  4. Script PHP berada didalam HTML
  5. Didalam script PHP dapat berisi tag HTML
  6. Penulisan komentar dalam PHP. Komentar berfungsi sebagai dokumentasi kecil didalam file PHP.  Dengan komentar Anda dapat memberi catatan terhadap fungsi dari sebagian script yang Anda buat dan komentar tidak akan dieksekusi. Ada 3 macam cara penulisan komentar yaitu, /* komentar */, //komentar dan #komentar. Pilih /* komentar */ jika Anda ingin membuat komentar lebih dari satu baris.
belajar php dasar
Belajar PHP Dasar

Mengenal Variabel PHP

Variabel adalah tempat atau wadah untuk menyimpan suatu nilai selama program berjalan didalam memori komputer atau bersifat sementara. Variabel dalam PHP diawali tanda “$” dan nama variabel case-sensitive dalam artian huruf kecil dan kapital berbeda contohnya $nama dengan $Nama. Berikut aturan penamaan variabel:
  1. Harus diawali dengan alphabet atau underscore ( _ ) “$_nama” atau “$nama”
  2. Tidak boleh mengandung karakter khusus seperti (*,&,#,@,!, dan lainnya)
  3. Tidak boleh diawali dengan angka “$4a”
Contoh nama variabel yang benar:
  • $nama
  • $_nama
  • $nama2
  • $nama_lengkap
Contoh nama variabel yang salah:
  • $2nama
  • $nama lengkap
  • $n@ma

Ada 2 tipe variabel didalam PHP, yaitu:
  1. Variabel by Value adalah variabel yang berisi nilai dari variabel lain (asal), dimana nilai tersebut sifatnya dicopy, dalam artian ketika terjadi perubahan di variabel asal tidak akan mempengaruhi variabel tujuan.
  2. Variabel by Reference adalah variabel yang berisi nilai dari variabel lain (asal), dimana nilai tersebut sifatnya reference, dalam artian ketika terjadi perubahan di variabel asal akan mempengaruhi variabel tujuan dan sebaliknya.
Contoh variabel by value: 
<?php
  
  $nama = "Yulia Safitrah";
  $_nama = $nama;

  echo "$nama: " . $nama . "<br />";
  echo "$_nama: " . $_nama . "<br /><br />";

  $nama = "Haniif"; //nilai variabel $nama dirubah

  echo "$nama: " . $nama . "<br />";
  echo "$_nama: " . $_nama . "<br />";

?>

Contoh variabel by reference: 
<?php

  $nama = "Yulia Safitrah";
  $_nama = &$nama; //sebelum variabel $nama ditambahkan &

  echo "$nama: " . $nama . "<br />";
  echo "$_nama: " . $_nama . "<br /><br />";

  $nama = "Haniif"; //nilai variabel $nama dirubah

  echo "$nama: " . $nama . "<br />";
  echo "$_nama: " . $_nama . "<br /><br />";

  $_nama = "Vino G Bastian"; //nilai variabel $_nama dirubah

  echo "$nama: " . $nama . "<br />";
  echo "$_nama: " . $_nama . "<br /><br />";

?>


Mengenal Tipe Data PHP

Berikut adalah 8 tipe data yang didukung oleh PHP:
  1. Boolean
  2. Integer
  3. Float (Double)
  4. String atau Text
  5. Array
  6. Object
  7. Null
  8. Resource

Mengenal Konstanta

Konstanta merupakan kebalikan dari variabel, nilai dari konstanta tidak dapat dirubah selama proses pengeksekusian berlangsung. Aturan penamaan konstanta sama dengan variabel. Dalam mendefinisikan konstanta menggunakan kata kunci “define”. Saya analogikan dengan contoh menghitung sebuah luas lingkaran dengan nilai jari-jari 10cm.

<?php
  define("PHI", 3.14);
  $jari = 10;
  $luas = PHI * $jari * $jari;
  echo "Luas Lingkaran  =  " . $luas . "cm";
?>
Bagaimana mudah bukan belajar PHP dasar?
Sumber: http://www.belajarphplengkap.com/2014/12/belajar-php-dasar.html#

Rabu, 30 September 2015

Sharing Data dalam Jaringan

Sharing Data Pada Windows 7


Banyak yang masih bingung untuk bagaimana sih caranya share data pada komputer kita ke komputer lain, untuk sekarang saya akan memberi sedikit tutorial untuk share data / folder pada dua komputer dengan menggunakan operating system Windows Seven Ultimate :)
Cara di bawah ini digunakan pada komputer pertama atau sebagai komputer yang mau di share data / foldernya :)
1. Masuk ke Control Panel – System and Security – System.
2. Klik link Change Settings pada bagian kanan di bawah.
1
3. Klik tombol change hingga menampilkan computer name / domain changes.
4. Edit nama workgroup yang anda inginkan, di contoh saya memakai nama workgroup sebagai default.
5. Masuk ke Control Panel – Network and Internet – Network and Sharing Center.
6. Klik menu Change Adapter Settings.
2
7. Klik Local Area Connection – klik kanan pada mouse lalu properties.
3
8. Double klik pada Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4).
9. Masukkan IP address : 192.168.1.3 dan subnet mask : 255.255.255.0
10. Klik ok pada semua windows yang terbuka :)
11. Masuk ke Control Panel – Network and Internet – Network and Sharing Center – Advanced Sharing Settings.
4
12. Masuk ke pilihan public (current profile) – pada Network Discovery pilih Turn ON Network Discovery – pada Public Folder Sharing pilih Turn On – pada Password Protect Sharing pilih Turn Off – silahkan Save changes.
13. Pilih folder yang mau di share – klik kanan pada mouse lalu properties – pilih tab sharing.
14. Klik tombol share – pilih level everyone pada panah – klik tombol add – klik tombol share – klik tombol done.
5
6
15. Klik tombol advanced sharing – pastikan ceklis pada checkbox share this folder sudah di ceklis – klik ok.
7
Cara di bawah ini digunakan pada komputer client atau komputer yang ingin mengakses data atau folder pada komputer lainnya :)
1. Samakan workgroup komputer dengan komputer satunya (caranya sama seperti di atas).
2. Ubah IP Addressnya pada Internet Protocol Version 4, dikarenakan komputer diatas menggunakan IP address : 192.168.1.3 maka komputer ini menggunakan IP address : 192.168.1.4 (sebenernya angka di belakang boleh berapa saja kok, hanya angka yang dibelakang ya, yang lainnya disamakan) – untuk subnet mask disamakan saja angkanya. Caranya sama seperti komputer di atas :)
3. Silahkan masuk ke My Computer – Pilih menu network – double klik pada komputer yang ingin anda akses – folder atau data yang sudah di share sudah bisa anda lihat.
8
Semoga bermanfaat

Rabu, 12 Agustus 2015

Jaringan Dasar



1.       Apa yang dimaksud dengan jaringan?
2.       Jelaskan macam macam jaringan!
3.       Apa yang dimaksud dengan topologi jaringan?
4.       Jelaskan macam-macam topologi jaringan!
5.       Sebutkan perangkat yang  dibutuhkan dalam membuat jaringan!
6.       Jelaska n manfaat sharing data dalam jaringan!

Jawaban
1.       1. Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web).

2. A. Berdasarkan Jangkauan Geografis


1. LAN

Local Area Network atau yang sering disingkat dengan LAN merupakan jaringan yang hanya mencakup wilayah kecil saja, semisal warnet, kantor, atau sekolah. Umumnya jaringan LAN luas areanya tidak jauh dari 1 km persegi.

Biasanya jaringan LAN menggunakan teknologi IEEE 802.3 Ethernet yang mempunyai kecepatan transfer data sekitar 10, 100, bahkan 1000 MB/s. Selain menggunakan teknologi Ethernet, tak sedikit juga yang menggunakan teknologi nirkabel seperti Wi-fi untuk jaringan LAN.



2. MAN

Metropolitan Area Network atau MAN merupakan jaringan yang mencakup suatu kota dengan dibekali kecepatan transfer data yang tinggi. Bisa dibilang, jaringan MAN merupakan gabungan dari beberapa jaringan LAN.

Jangakauan dari jaringan MAN berkisar 10-50 km. MAN hanya memiliki satu atau dua kabel dan tidak dilengkapi dengan elemen switching yang berfungsi membuat rancangan menjadi lebih simple.

3. WAN

Wide Area Network atau WAN merupakan jaringan yang jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, semisal sebuah negara bahkan benua. WAN umumnya digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih jaringan lokal sehingga pengguna dapat berkomunikasi dengan pengguna lain meskipun berada di lokasi yang berbebeda.


B. Berdasarkan Distribusi Sumber Informasi/ Data

1. Jaringan Terpusat

Yang dimaksud jaringan terpusat adalah jaringan yang terdiri dari komputer client dan komputer server dimana komputer client bertugas sebagai perantara dalam mengakses sumber informasi/ data yang berasal dari komputer server.

2. Jaringan Terdistribusi

Jaringan ini merupakan hasil perpaduan dari beberapa jaringan terpusat sehingga memungkinkan beberapa komputer server dan client yang saling terhubung membentuk suatu sistem jaringan tertentu.


C. Berdasarkan Media Transmisi Data yang Digunakan

1. Jaringan Berkabel (Wired Network)

Media transmisi data yang digunakan dalam jaringan ini berupa kabel. Kabel tersebut digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya agar bisa saling bertukar informasi/ data atau terhubung dengan internet.




2. Jaringan Nirkabel (Wireless Network)

Dalam jaringan ini diperlukan gelombang elektromagnetik sebagai media transmisi datanya. Berbeda dengan jaringan berkabel (wired network), jaringan ini tidak menggunakan kabel untuk  bertukar informasi/ data dengan komputer lain melainkan menggunakan gelombang elektromagnetik untuk mengirimkan sinyal informasi/ data antar komputer satu dengan komputer lainnya.

D. Berdasarkan Peranan dan Hubungan Tiap Komputer dalam Memproses Data

1. Jaringan Client-Server

Jaringan ini terdiri dari satu atau lebih komputer server dan komputer client. Biasanya terdiri dari satu komputer server dan beberapa komputer client. Komputer server bertugas menyediakan sumber daya data, sedangkan komputer client hanya dapat menggunakan sumber daya data tersebut. Baca juga mengenai Tugas dan Tanggung Jawab Admin Server

2. Jaringan Peer to Peer

Dalam jaringan ini, masing-masing komputer, baik itu komputer server maupun komputer client mempunyai kedudukan yang sama. Jadi, komputer server dapat menjadi komputer client, dan sebaliknya komputer client juga dapat menjadi komputer server.


E. Berdasarkan Topologi Jaringan yang Digunakan

Topologi jaringan komputer merupakan bentuk/ struktur jaringan yang menghubungkan komputer satu dengan yang lain.
3. Topologi jaringan adalah, hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur   dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station.
4.
 1. Topologi Ring
Pada topologi ring setiap komputer di hubungkan dengan komputer lain dan seterusnya sampai kembali lagi ke komputer pertama, dan membentuk lingkaran sehingga disebut ring, topologi ini berkomunikasi menggunakan data token untuk mengontrol hak akses komputer untuk menerima data, misalnya komputer 1 akan mengirim file ke komputer 4, maka data akan melewati komputer 2 dan 3 sampai di terima oleh komputer 4, jadi sebuah komputer akan melanjutkan pengiriman data jika yang dituju bukan IP Address dia.

  • Kelebihan dari topologi jaringan komputer ring adalah pada kemudahan dalam proses pemasangan dan instalasi, penggunaan jumlah kabel lan yang sedikit sehingga akan menghemat biaya.
  • Kekurangan paling fatal dari topologi ini adalah, jika salah satu komputer ataupun kabel nya bermasalah, maka pengiriman data akan terganggu bahkan error.

2. Topologi Bus
Topologi jaringan komputer
 bus tersusun rapi seperti antrian dan  menggunakan cuma satu kabel coaxial dan setiap komputer terhubung ke kabel menggunakan konektor BNC, dan kedua ujung dari kabel coaxial harus diakhiri oleh terminator.

  • Kelebihan dari bus hampir sama dengan ring, yaitu kabel yang digunakan tidak banyak dan menghemat biaya pemasangan.
  • Kekurangan topologi bus adalah jika terjadi gangguan atau masalah pada satu komputer bisa menggangu jaringan di komputer lain, dan untuk topologi ini sangat sulit mendeteksi gangguan, sering terjadinya antrian data, dan jika jaraknya terlalu jauh harus menggunakan repeater.

3. Topologi Star
Topologi ini membentuk seperti bintang karena semua komputer di hubungkan ke sebuah hub atau switch dengan kabel UTP, sehingga hub/switch lah pusat dari jaringan dan bertugas untuk mengontrol lalu lintas data, jadi jika komputer 1 ingin mengirim data ke komputer 4, data akan dikirim ke switch dan langsung di kirimkan ke komputer tujuan tanpa melewati komputer lain.Topologi jaringan komputer
 inilah yang paling banyak digunakan sekarang karena kelebihannya lebih banyak.

  • Kelebihan topologi ini adalah sangat mudah mendeteksi komputer mana yang mengalami gangguan, mudah untuk melakukan penambahan atau pengurangan komputer tanpa mengganggu yang lain, serta tingkat keamanan sebuah data lebih tinggi, .
  • Kekurangannya topologi jaringan komputer ini adalah, memerlukan biaya yang tinggi untuk pemasangan, karena membutuhkan kabel yang banyak serta switch/hub, dan kestabilan jaringan sangat tergantung pada terminal pusat, sehingga jika switch/hub mengalami gangguan, maka seluruh jaringan akan terganggu.

4. Topologi Mesh
Pada topologi ini setiap komputer akan terhubung dengan komputer lain dalam jaringannya menggunakan kabel tunggal, jadi proses pengiriman data akan langsung mencapai komputer tujuan tanpa melalui komputer lain ataupun switch atau hub.

  • Kelebihanya adalah proses pengiriman lebih cepat dan tanpa melalui komputer lain, jika salah satu komputer mengalami kerusakan tidak akan menggangu komputer lain.
  • Kekurangan dari topologi ini sudah jelas, akan memakan sangat banyak biaya karena membutuhkan jumlah kabel yang sangat banyak dan setiap komputer harus memiliki Port I/O yang banyak juga, selain itu proses instalasi sangat rumit.

 5. Topologi Tree
Topologi jaringan komputer
 Tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungan dengan topologi bus, jadi setiap topologi star akan terhubung ke topologi star lainnya menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini terdapat beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan yang berada pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.

  • Kelebihan topologi tree adalah mudah menemukan suatu kesalahan dan juga mudah melakukan perubahan jaringan jika diperlukan.
  • Kekurangan nya yaitu menggunakan banyak kabel, sering terjadi tabrakan dan lambat, jika terjadi kesalahan pada jaringan tingkat tinggi, maka jaringan tingkat rendah akan terganggu juga.

5.  1. Jaringan computer yang menggunakan media kabel, pastilah menggunakan kabel untuk menghubungkan beberapa computer, ada beberapa macam kabel yang biasa digunakan yaitu, UTP (Unshielded Twisted-Pair), Coaxial, Fiber Optic. 
2.  Netword Interface Card (NIC), Suatu perangkat antar muka untuk menghubungkan satu computer dengan computer lain. 
       3. Switch atau Hub, perangkat yang difungsikan mengatur komunikasi data untuk mengkoneksikan kabel UTP yang biasanya menggunakan topology star, perangkat ini berfungsi sebagai terminal dari beberapa computer.
       4. Server, Komputer khusus atau computer yang dijadikan sebagai sentral untuk pengolahan data dan komunikasi lainnya, ex. Webmail, webserver, dll.
5. Repeater, perangkat untuk memperkuat sinyal dengan cara menerima sinyal dari suatu segmen LAN dan memancarkannya kembali dengan kekuatan yang sama dengan signal asli pada segmen kabel LAN yang lain.
        6. Bridge, Perangkat untuk memisahkan jaringan yang luas menjadi sub jaringan yang lebih kecil, bridge juga digunakan untuk menghubungkan dua jenis jaringan yang berbeda.
7.  Router, perangkat yang akan melewatkan paket IP dari suatu jaringan ke jaringan yang lain, menggunakan metode addressing dan protocol tertentu untuk melewatkan paket data tersebut.
8.      Modem (Modulator Demulator), perangkat optional ini digunakan jika ingin menghubungkan jaringan ke Internet, modem dikoneksikan dengan jaringan lain tergantung dari layanannya.

6.  beberapa komputer yang berbeda saling terhubung satu sama lain melalui jaringan sehingga komputer yang satu dapat mengakses dan menggunakan sumber daya yang terdapat dalam situs lain. Misalnya, user di komputer A dapat menggunakan laser printer yang dimiliki komputer B dan sebaliknya user di situs B dapat mengakses file yang terdapat di komputer A.   ·       
 Pengaksesan resource pada sistem terdistribusi yang memerlukan:
 -         Nama resource (untuk pemanggilan)
 -         Alamat (lokasi resource tersebut)
 -         Rute (bagaimana mencapai lokasi tersebut) 
 
 ·        Name Service memiliki konsentrasi pada aspek penamaan, dan pemetaan antara nama & alamat, bukan pada masalah rute, yang dibahas di Jaringan Komputer.  
 ·        Resource yang dipakai dalam Name Service adalah: komputer, layanan, remote object, berkas, pemakai.